7 Gaya Rambut Andalan Dengan Pomade
Penampilan kece gak selalu berarti kamu harus ribet. Zaman
sekarang pun, sudah ada banyak gaya rambut alternatif buat cowok — dan
banyak di antaranya yang simpel aja. Pomade menjadi semacam produk yang
worth-it untuk eksperimen. Apabila kamu selama ini mengenal
gel dan wax untuk menata rambut supaya mirip bintang sinetron, sudah
saatnya kamu berlagak layaknya jentelmen sejati. Dan jentelmen sejati
lebih memilih menggunakan pomade.

Pomade kekinian via high-andtight.tumblr.com
Bagi yang belum tahu, pomade adalah produk tata rambut yang terbuat dari bahan berminyak seperti petroleum, lilin lebah (beeswax), minyak
kelapa, minyak zaitun serta ditambah dengan aroma wewangian. Pomade
pernah menikmati masa popularitas di era 30-an hingga 60-an, ketika para
lelaki zaman tersebut lebih suka tampil dengan rambut pendek dan rapi.
Pomade digunakan agar menahan tatanan rambut supaya tetap klimis dan
terlihat licin.

Bukan gaya-gayan tapi bagian dari sub-kultur via www.kikipea.com
Pomade (terutama style pompadour) sangat erat kaitannya dengan sub-kultur kustom, greaser dan rockabilly,
namun seiring merebaknya heavy metal dengan rambut gondrong dan kering,
selera cowok perlahan-lahan mulai bergeser. Berita baiknya adalah
sekarang cowok-cowok mulai lebih banyak lagi menggunakan pomade. Meski
pomade bukan barang baru, produk grooming yang satu ini tetap pantas untuk kamu yang berniat tampil klimis dan necis ala jentelmen di serial TV Mad Men. Nah, berikut ini adalah beberapa gaya rambut jentelmen yang bisa tertata rapi berkat bantuan pomade.
P.S. : Siapin pomade, sisir, hairdryer dan kaca.
P.S.S. : Kunjungi barber shop terdekat buat potongan rambut yang dapper.
1. Gaya Pompadour untuk penampilan gagah layaknya ikon rockabilly di era ’50-an

Necis kayak Elvis via www.huffingtonpost.com
Untuk mendapatkan gaya rambut ini, kamu gak perlu potongan yang terlalu pendek. Bilang ke barber andalan kamu untuk menyisakan rambut bagian atas sepanjang 10-15 cm sementara bagian belakang dan samping kanan-kiri dipotong setipis 1-2 cm. Transisi potongan antara bagian atas ke samping dan belakang harus dibikin sehalus mungkin biar gak mendistorsi gaya pompadour nantinya.

Dibentuk dengan hairdryer via www.uppercutdeluxe.com

Gunakan sisir blow via www.uppercutdeluxe.com

Finishing touch via www.uppercutdeluxe.com
2. Gak usah ribet pake hair dryer. Cobalah gaya The Modern Pomp yang cuma butuh sisir

Pomp kekinian via www.zestyfashion.com
Sebagai permulaan, ratakan pomade secukupnya di telapak tangan dan oleskan merata di rambut kamu. Oleskan dari depan hingga belakang, belakang hingga depan, dari samping kiri ke samping kanan dan sebaliknya. Setelah berlumuran pomade, sisir rambut yang berantakan itu kebelakang dengan sisir bergerigi jarang, baik bagian atas maupun samping harus disisir rapi ke belakang.
Setelah rapi layaknya mafia dari Sisilia, ambil sisir bergerigi rapat. Munggunakan gagangnya, bikin belahan pinggir di sudut antara bagian samping dan mahkota kepala. Belahan harus lurus dan seimbang, lalu rapikan belahan tersebut menggunakan gerigi sisir yang rapat milikmu. Sekarang kamu terlihat seperti bergaya belah pinggir, untuk itu bikin belahan lagi di sisi berlawanan dari belahan pertama. Gak perlu terlalu ekstrim. Kamu cukup menyisirnya ke samping, supanya bisa menumpuk volume rambut di bagian depan-atas kepala.
Setelah volume rambut terkonsentrasi bagian tengah kepala, yang perlu kamu lakukan sekarang adalah meninggikan bagian depannya. Masing menggunakan sisir rapat, secara perlahan angkat rambut bagian depan hingga setinggi dan mengembang sesuai selera. Gunakan kedua tangan kamu, satu buat menyisir satu lagi buat menata dan menahannya. Modern pompadour emang gak bisa menyaingi tekstur dan volume versi klasiknya, tapi kalau kamu cuma punya waktu kurang dari 5 menit buat menata rambut, kenapa gak dicoba?
3. Gaya belah pinggir emang gak pernah mengecewakan kamu, apalagi kalau dipertegas dengan pomade

Belah pinggir gak pernah mengecewakan via robertjeffrey.com
Gaya rambut belah pinggir baru cocok jika rambut kamu dipangkas pendek dan rapi. Masalahnya, semakin panjang rambutmu maka makin sering berantakan belah pinggirmu. Minta potongan pendek pada bagian atas dan tipis dibagian samping. Untuk menatanya, cukup gunakan pomade berbasis air karena style ini cukup sederhana dan gak butuh “cengkeraman” kuat dari pomade.
Seperti biasa haluskan pomade seukuran dua ujung jari di telapak tangan lalu usapkan merata ke seluruh rambut. Depan, belakang dan samping mesti dilapisi dengan pomade. Setelah rata, sisir rambut sampai rapi dan licin ke belakang, gunakan sisir yang rapat. Kemudian bikin satu belahan pada salah satu sisi yang kamu suka, lalu rapikan kembali hingga kamu merasa cukup tampan untuk pergi ke luar rumah.
4. Potongan undercut dan pomade adalah paduan yang sempurna untuk terlihat edgy

Undercut+pomade=pas via thomasdavenport.tumblr.com
Ketika dipangkas ingatkan barber kamu untuk mempertegas batas antara bagian atas dengan samping/bawah, karena kekontrasan inilah yang menjadi fitur utama pada potongan undercut. Sisakan 10-15 cm dibagian atas dan bagian samping pendek 1-2 cm.
Kamu punya dua pilihan dalam menata rambut haircut, disisir kebelakang atau disisir ke samping. Dibiarkan mengembang boleh, diratakan juga oke. Gaya apapun yang kamu pilih, pastikan kamu mengoleskan pomade terlebih dahulu. Gunakan sisir bergerigi jarang jika rambut kamu bergelombang dan jika rambut kamu lurus pakai sisir bergerigi rapat, biar mudah menatanya. Khusus buat potongan undercut yang disisir ke samping, sangat wajar kalau kamu mendapat kontras yang jelas antara bagian samping dan atas. Justru itu daya tariknya, Bung!
5. The Quiff untuk kamu yang suka tampil klasik tapi gak punya waktu buat sisiran

Kamu juga bisa jadi sekeren Beckham via luxury.chinadaily.com.cn
Sebelum menggunakan pomade, pisahkan dulu rambut tengah yang panjang dari rambut samping yang tipis dan pendek. Menggunakan kedua telapak tangan yang sudah dilumuri pomade, usap rambut bagian tengah dari belakang hingga ujung depan, lalu dalam sekejap dorong lagi ke belakang. Ulangi jika kamu belum puas dengan hasilnya. Alih-alih dibiarkan berdiri seperti gaya pompadour, miringkan rambut bagian depan sedikit ke salah satu sisi (kanan atau kiri), kemudian dorong unjung-ujung rambut ke belakang. Cuma dengan kelihaian jemari dan tangan kamu bisa tampil sekeren David Beckham.
6. Apalah arti pomade jika gak digunakan buat gaya rambut Classic Slick Back

Jentelmen klasik via www.esquire.co.uk
Untuk mendapat gaya slick back klasik pertama-tama kamu harus melapisi rambutmu dengan pomade secukupnya. Lalu sisir rambut bagian atas mulai dari perbatasan dengan kening hingga ke belakang. Lakukan sisiran yang sama, dengan arah yang sama, pada rambut bagian samping kanan dan kiri. Dan itu adalah first slick kamu. Ulangi sisiran slick tersebut hingga mendapat hasil sesuai selera. Kebanyakan cowok melakukan 3-6 slick supaya bentuk rambutnya sempurna.
7. Agar terlihat lebih kekinian, beri sentuhan tangan pada gaya Modern Slick Back kamu

Slick back yang lebih modern via www.esquire.co.uk
Modern slick menganjurkan kamu buat mengatur ulang bentuk sisiran slick kamu, bisa dibuat sedikit acak-acakan dan bervolume. Karena tujuan gaya ini adalah rambut licin yang bervolume, bisa bergerak dan kreativitas pemakainya. Semakin sering kamu menggunakan jari maka rambut kamu makin berisi dan makin bebas bergerak. Teknik yang paling dianjurkan agar slick back kamu terlihat kekinian adalah awali sisiran rambut seperti pada slick back klasik lalu lanjutkan slick ketiga hingga kelima hanya dengan menggunakan jemari tangan. Rambut jadi terlihat licin tapi gak lepek, bung.

Pomade klasik via imgarcade.com
Baca Juga :
0 komentar